Tips Wisata Budaya Yang Harus Dipahami Di Indonesia

Berwisata bukan hanya jalan-jalan tapi juga mencari ilmu. Ada banyak pilihan wisata yang kamu bisa jalani dan jangan salah semua itu ga perlu waktu dan uang yang banyak. Salah satu kegiatan wisata itu adalah wisata budaya. Apakah wisata budaya hanya melulu menonton pertunjukan tari atau nyanyi karena ada segudang pilihan untuk berwisata budaya ke tempat-tempat menarik di Indonesia. Yuk disimak.

Menurut kamus bahasa Indonesia wisata budaya berdefinisikan sebagai wisata yang menjadikan budaya sebagai objeknya. Yang nama nya kebudayaan itu merupakan kebiasaaan atau tata cara hidup dari suku atau daerah tertentu atau suatu kebiasaan yang diulang-ulang sehingga menciptakan suatu kebiasaan yang akhirnya identik dengan suku tersebut.

Indonesia adalah surganya wisata budaya bagi para wisatawan asing. Sebagai orang Indonesia sendiri, ada banyak manfaat ketika kita melakukan wisata budaya, diantaranya:

Membuka Wawasan dan menambah Pengetahuan.
Menonton tari kecak di Bali ataupun melihat upacara Keagamaan di candi Borobudur secara tidak langsung kita akan membuka-buka ingatan lama tentang jaman pra sejarah dan melihat latar belakang serta maksud upacara keagamaan tersebut.

Berinteraksi dengan Orang Lokal.
Dengan melihat kebudayaan suku lain, maka secara tidak langsung kamu bisa berinteraksi dan menambah pergaulan dengan warga lokal. Dengan berinteraksi dengan warga lokal, kamu bisa menambah wawasan dan pengetahuan mengenai kebudayaan suatu daerah bahkan bisa dibumbui mitos-itos dan cerita-cerita sekitar perayaan daerah ataupun upacara agama dan kepercayaan tertentu.

Mengetahui asal-usul suatu benda bersejarah atau tempat bersejarah.
Selain itu kamu bisa lebih menghargai suatu benda bersejarah dan kamu bisa menceritakannya kepada generasi yang lebih muda.

Apa saja Wisata Budaya yang ada di Indonesia?

Candi Borobudur
Candi Borobudur
Candi Borobudur via gdeziewyjechac.pl
Candi berlatar belakang cerita yang ada di kitab suci agama Budha ini merupakan tempat budaya yang paling sering dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun Internasional. Terletak di kota Magelang, Jawa Tengah, candi yang pernah masuk ke dalam 7 keajaiban di dunia ini konon dibangun di abad 8 Masehi.

Dengan stupa berundak dengan ketinggian menjulang, candi Borobudur merupakan sumber kebudayaan jaman pra sejarah. Masih diadakannya upcara keagamaan ketika perayaan waisak menjadikan Borobudur sebagai pusat perhatian dunia.

Pura Tanah Lot
Pura Tanah Lot
Pura Tanah Lot via bali-indonesia.com
Tidak diragukan lagi Bali manjadi destinasi favorit warga dunia. Berlokasi di Bali, Pura Tanah Lot masih dijadikan tempat menyembah dewa penjaga laut yang dipercaya umat Hindu. Selain menjadi tempat beribadah umat Hindu, Pura Tanah Lot dikenal dengan pemandangan sunset yang menakjubkan. Tak heran banyak wisatawan memadati kawasan ini ketika liburan tiba. Kamu juga bisa menyaksikan upacara Odalan di Pura Tanah Lot yang diadakan 210 hari sekali.

Candi Prambanan
Candi Prambanan
Candi Prambanan via infobudaya.net
Jogjakarta adalah salah satu surga budaya, terbukti dengan ada nya banyak peninggalan pra sejarah maupun pra sejarah yang ada seperti Candi Prambanan ini yang juga dikenal dengan Loro Jonggrang. Bahkan motis cerita yang menyatakan Loro Jonggrang adalah candi ke seribu yang dibangin oleh Bandung Bondowoso sudah melegenda sebagai cerita anak-anak di buku dongeng cerita Indonesia.

Bukan hanya dikenal wisatawan namun candi ini sudah masuk perlindungan budaya dunia oleh UNESCO jadi ketika kamu mengunjungi candi ini artinya kamu juga ikut melestarikan wisata budaya tanah air. Candi Prambanan juga dikenal sebagai candi terbesar di Asia Tenggara loh.

Pura Luhur Uluwatu Bali
Pura Luhur Uluwatu Bali
Pura Luhur Uluwatu Bali via kintamani.id
Pura eksotik yang berada di tepian jurang ini lebih dikenal umat Hindu sebagai Pura Sad Kayangan. Umat HIndu juga mempercayai Pura ini sebagai penjaga dari 9 mata angin yang mengelilingi bumi. Berada di daerah Pecatu, kecamatan Kuta, Badung, Pura ini dikenal juga oleh para kalangan surfer dunia karena Pecatu juga terkenal sebagai daerah surfing yang memiliki ombak spektakuler. Bahkan pertandingan selancar berkelas Internasional sering diadakan di Pura Luhur.

Letak Pura Luhur Uluwatu berada di tebing dengan ombak yang menderu dan menghantam perbukitan tanpa henti. Berada di Pulau Uluwatu seakan mendapat dua manfaat sekaligus yaitu kehikmatan upacara keagamaan di Pura serta keindahan alamnya yang tiada bandingannya.

Istana Tirta Gangga, Bali
Istana Tirta Gangga, Bali
Istana Tirta Gangga, Bali via kadeklocalbali.com
Ketika kamu mengunjungi Istana Tirta Gangga ini, kamu pasti merasa ditarik kebelakang ke jaman pra sejarah dimana para putri-putri kerajaan sedanga menikmati indahnya kolam dan air mancur. Dahulu kala istana ini difungsikan sebagai tempat pemandian para putri raja.

Sekarang taman air ini difungsikan sebagai objek wisata bagi para pengunjung. Suasana sejuk nan asri turut menyumbangkan nuasa alami pada Istana Air Gangga. Berbagai mitos dan cerita-cerita juga ramai

Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh
Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh
Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh via gardanasional.id
Satu-satu nya bangunan yang kokoh dan tidak tersapu badai tsunami saat itu adalah Mesjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. Dibangun oleh Kesultanan Aceh, Sultan Iskandar Muda Mahkota Alam di tahun 1022 Masehi. Sekilas mesjid ini sangat serupa dengan bangunan megah di India bernama Taj Mahal.

Masjid Raya Baiturrahman memang sangat dikagumi keindahan arsitektur dan desain interiornya yang sangat pas dengan berbagai jaman. Selain itu bangunan ini dihiasi oleh kolam air mancur yang dirancang bagaikan kaca dari seluruh bangunan mesjid.

Selain beberapa bangunan diatas, masih banyak lagi warisan budaya Indonesia yang dikenal dan menjadi destinasi utama para wisatawan lokal dan asing. Seolah ingin menapaki jejak masa lalu, para wisatawan tidak lelah menyusuri setiap jengkal dari berbagai tempat tersebut.

Tapi jangan salah, kamu perlu mengambil sikap berikut nih jika ingin berwisata budaya.

Hormati Bangunan yang sedang kamu Kunjungi.
Tidak perlu memberi hormat ya tapi tunjukkan sikap menghargai dan melestarikan bangunan tersebut dengan melakukan hal-hal baik seperti tidak melanggar batas area pengunjung atau tidak mencoret-coret bagian dari bangunan.

Menjaga volume suara.
Sebagian dari bangunan destinasi budaya masih aktif berfungsi sebagai tempat ibadah. Nah kamu harusnya tahu dong bagaimana bersikap di rumah ibadah. Jangan berteriak-teriak atau tertawa keras. Cukup senyum dan usahakan menjaga volume suara sepelan mungkin. Ini menghindari terganggunya umat beragama yang sedang menjalankan ibadahnya.

Patuhi Aturan Berfoto
Setiap tempat pasti punya aturan berfoto. Nah jangan sampai kamu mengambil gambar di setiap sudut tempat. Ada beberapa tempat yang mungkin akan sangat pribadi atau tidak boleh diambil gambarnya. Selain itu minta lah izin terlebih dahulu jika kami ingin mengambil gambar orang yang sedang beribadah. Jangan sampai mereka terganggu karena mereka sedang melaksanakan ritual ibadahnya menurut agam mereka.

Sikap wisatawan sangat menentukan kelestarian dari bangunan bersejarah. Oh iya, kamu juga harus selalu menjaga kebersihan juga ya. Buanglah sampah pada tempatnya dan dilarang mengotori bangunan bersejarah. Kamu ingin dong wisata budaya tersebut tetapdikunjungi banyak wisatawan? Kalo bukan para pengunjung yang menjaga tempat wisata, siapa lagi?