PLARIUSMODIFIKASI101

Pusat Oleh-Oleh Khas Denpasar Bali, Paling Diminat Wisatawan

Friday, November 9, 2018
Siapa yang tidak kenal dengan Kota Denpasar? Jika menyebut Pulau Bali, maka pasti kita akan teringat dengan ibu kotanya yaitu Denpasar. Bahkan, bukan hanya dikenal oleh para wisatawan dalam negeri saja, para turis asing yang pernah melakukan holiday di Pulau Dewata pastilah mengenal kota ini. Bagi Kawan-kawan yang sedang berlibur di Pulau Bali atau masih akan berlibur ke sana. Jangan lupa untuk berkunjung ke Pantai Sanur yang ada di Kota Denpasar. Kemudian, mampir ke pusat oleh-oleh yang menyediakan barang-barang khas Bali, dengan keunikan dan kental sekali akan budayanya. 

Kalian pasti tidak akan merasa kecewa berkunjung ke sana. Karena, sebagai ibu kota dari Provinsi Bali, tentu Kota Denpasar bisa dikatakan lebih mapan dengan berbagai sarana dan prasarana yang telah disiapkan untuk para wisatawan. Dari mulai wisata yang eksotis, penginapan, akses ke lokasi wisata, transportasi dan lainnya. Tidak ketinggalan pula, wisata kuliner yang ada di Denpasar juga banyak dikenal dan menjadi langganan para Turis asing loh. 

Tersebar hampir di seluruh wilayah Denpasar terutama dekat dengan objek wisata. Pasti berdiri toko oleh-oleh khas Denpasar yang menyediakan produk asli. Berbagai barang bisa kamu jadikan buah tangan, mulai dari souvenir, ukiran kayu, jajanan tradisional, fashion, dan masih banyak lagi. Jadi, mari simak beberapa pusat oleh-oleh khas Denpasar Bali berikut ini. 

Pie Susu Dhian
Pie Susu Dhian
Pie Susu Dhian via ragaminfobaru.blogspot.com
Kue yang satu ini memang digemari oleh kebanyakan orang. Selain karena rasanya yang manis, dengan bentuk seperti mangkuk bunga. Ditambah isi di tengahnya dari berbagai varians rasa. Menjadikan kue pie sebagai salah satu oleh-oleh dari Pulau Dewata yang wajib dibawa pulang. Di Kota Denpasar, juga banyak toko yang menjual kue pie. Salah satunya ialah toko Pie Susu Dhian, brand ini tentunya menyediakan produk olahan wajib yaitu pie susu. 

Walaupun begitu, Pie Susu Dhian juga melayani pembeli dengan jajanan khas Bali seperti aneka olahan kacang, brem khas Bali, sambel bali, dan lainnya. Bisa kamu dapatkan di sini. Keuntungannya lagi buat kamu jika berkunjung ke Pie Susu Dhian, mereka menawarkan pie berbagai rasa. Mulai dari rasa strawberry¬, blueberry, keju, coklat, original. Terlebih yang menjadi istimewa, kamu bisa memesan semua rasa tersebut dalam satu paket berisi 50 pcs loh Kawan. Tau tidak berapa harga satu bungkus pie? Hanya dengan Rp2.500 saja kamu bisa membawakan keluargamu jajanan Bali yang enak banget.

Jadi tunggu apa lagi, langsung saja melangkah ke Kota Denpasar di jalan Nangka tepatnya. Meski sering berpindah-pindah lokasi toko, namun Toko Oleh-Oleh Pie Susu Dhian tetap berada di area jalan Nangka kok. Kue pie ini juga bisa bertahan cukup lama meskipun dibuat tanpa bahan pengawet. Bisa sampai 2 minggu lho, jika kamu simpan di mesin pendingin. Karena proses pembuatannya yang dipanggang dengan api kecil, membuat pie ini mampu bertahan 5 hari di suhu biasa. 
Toko Krisna
Toko Krisna
Toko Krisna via kintamani.id
Sudah tidak diragukan lagi, bahwa toko yang mengadopsi nama dari tokoh pewayangan yaitu Krisna, menjadi brand oleh-oleh terpopuler di Kota Denpasar bahkan Bali. Toko Krisna ialah toko oleh-oleh khas Denpasar Bali yang menyuguhkan pelayanan terbaik. Dilengkapi barang-barang yang dijualnya. Mulai dari souvenir, fashion, karya seni, jajanan Bali, Batik Bali, dan masih banyak lagi. 

Sekarang ini, Toko Krisna tidak hanya sebagai brand kuliner tetapi juga penyediaan wisata lho Kawan. Kamu bisa langsung pergi ke Toko Krisna di jalan Nusa  Indah No. 79 Denpasar atau di cabang lain di Jl. Nusa Kambangan, No. 160 A, Dauh Puri Kauh Denpasar, Bali. Toko ini juga mempunya lokasi lain di luar Kota Denpasar.

Di dalam toko yang luas dan besar, di pintu masuknya akan disambut oleh patung Krisna dengan serulingnya. Selain sebagai ¬icon, banyak juga wisatawan yang ber-selfie dengan patung tersebut. Kemudian lebih dalam lagi, akan langsung kamu lihat berjejer rak-rak camilan khas Bali seperti kopi kintamani, kopi mangsi, kacang disko dan lainnya. Masuk ke bagian belakang, kamu bisa memilih souvenir berbentuk tas, kaos, baju, serta fashion dengan balutan budaya Pulau Bali. Harga yang ditawarkan juga cukup ngirit, dari harga Rp10.000 untuk jajanan, souvenir dan kaos berkisar Rp20.000 ke atas. 

Pasar Badung Bali
Pasar Badung Bali
Pasar Badung Bali via jejakpiknik.com
Pasar tradisional sering menjadi pilihan para Turis atau wisatawan dalam negeri untuk ber-shopping¬  yang murah meriah dan lengkap. Di Pasar Badung Bali, kamu bisa mendapat semua kebutuhanmu selama berlibur di Bali atau oleh-oleh yang kamu cari untuk dibawa ke kota asal. Masyarakat Denpasar juga sering berbelanja kebutuhan adat di sini. Bagi para wisatawan, ada pula yang membeli benda-benda untuk upacara adat sebagai hiasan rumah seperti Bokor Bali yaitu sebuah wadah alumunium yang digunakan untuk menaruh sajen. 

Banyak pilihan oleh-oleh khas Denpasar Bali, jika kamu datang ke pasar ini. Para pedagang kopi khas Bali, benda-benda seni, dan penjual batik biasanya berkumpul di satu tempat. Jadi, kamu tidak perlu khawatir kehabisan pilihan. Banyak opsi untuk memilih buah tangan mana yang cocok kamu hadiahkan untuk keluarga atau rekan kerjamu. Kawan bisa datang ke Jl. Gajah Made, Denpasar. Dekat dengan Pasar Badung. Kamu juga bisa menemukan pusat penjualan kebaya dan pakaian tradisional khas Bali yaitu berlokasi di Jl. Sulawesi.

Toko Erlangga
Toko Erlangga
Toko Erlangga via bali.panduanwisata.id
Selain Toko Krisna sebagai brand terkenal di Bali. Ada lagi Toko Erlangga pelopor toko oleh-oleh berkonsep modern dengan dua lokasi besarnya. Toko Erlangga 1 berada di pusat Kota Denpasar Jl. Nusa Kambangan No. 28 B, sementara Toko Erlangga 2 bertempat di Jl. Nusa Kambangan No. 162 Denpasar Bali. Keduanya menjual oleh-oleh khas Denpasar dan Bali yang lengkap. Namun, Toko Erlangga 2 memiliki lebih banyak produk pilihan untuk kamu.  
Semua oleh-oleh khas Bali ada di toko ini. Bermacam pernak-pernik seperti kalung, asbak, dompet, lukisan, bisa kamu jumpai. Semua dibandrol dengan harga pas, jadi kamu tidak bisa tawar-menawar ya Kawan. Tetapi, jangan takut dulu jika harganya mahal. Toko Erlangga tetap menjual barang-barangnya dengan harga terjangkau bagi wisatawan. 

Tips buat kamu yang akan berkunjung ke sini menggunakan bis pariwisata atau mobil keluarga. Maka, sebaiknya datanglah ke Toko Erlangga 2. Toko Erlangga 2 dibangun dengan konsep yang sama namun lebih dikembangkan lagi. Tempat parkir luas, fasilitas lengkap, desain eksterior dan interior yang cantik, sampai memanjakan kamu dengan pijat refleksinya. Tentu, pilihan barang oleh-oleh yang lebih banyak dan lengkap. 

Desa Batik Tohpati
Desa Batik Tohpati
Desa Batik Tohpati via balijayatrans.com
Eits, Kawan jangan bingung dulu. Tohpati di sini bukan nama musisi ternama Indonesia lho ya. Namun, merupakan sebuah desa pariwisata yang terletak di Denpasar Timur. Desa ini mengusung kebudayaan batik khas Bali sebagai destinasi tujuan berlibur para Turis dan wisatawan lokal. Bukan cuma batik yang kalian dapat di sini, tapi kamu juga bisa belajar membatik langsung serta berinteraksi dengan kearifan masyarakat setempat.  

Karena itu, di Desa Tohpati juga dibangun sentra pembuatan batik yaitu Phalam Batik yang berdiri sejak 1988 tahun silam. Di Phalam Batik inilah workshop dan produksi batik baik tulis, cap maupun print dibuat. Ada pula pusat penjualan batik dan penunjang wisata lainnya. Ragam motif yang ditawarkan mulai dari motif burung, naga, kura-kura atau warna hitam dan putih yang lekat akan corak Bali. Dikembangkan juga motif terbaru yaitu bertema dekorasi atau pemandangan alam berpadu dengan warna cerah. Untuk harganya, mulai dari Rp200.000 hingga yang mahal sekitar Rp 6 juta. Langsung saja, berkunjung ke Denpasar Timur di Desa Tohpati. 

Itulah beberapa pusat oleh-oleh khas Denpasar Bali. Dimana Kawan-kawan bisa langsung mengunjungi alamatnya, dan berburu buah tangan cantik dari pulau yang dijuluki “The Last Pardise” karena keindahan terutama wisata pantainya. Pasti akan sangat menyesal jika kamu berlibur di Denpasar dan pulang dengan tangan hampa. Tanpa membawa oleh-oleh untuk diberikan kepada keluarga tersayang atupun teman-temanmu. Jadi Kawan, tunggu apa lagi. Ayo bersiwata dan berbelanja ria.